Pages - Menu

Kamis, 30 Oktober 2014

From Bali to Jogja Trip



Gua Pindul adalah objek wisata berupa gua yang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Gua Pindul dikenal karena cara menyusuri gua yang dilakukan dengan menaiki ban pelampung di atas aliran sungai bawah tanah di dalam gua, kegiatan ini dikenal dengan istilah cave tubing. Aliran sungai bawah tanah dimulai dari mulut gua sampai bagian akhir gua, di dalam gua terdapat bagian sempit yang hanya bisa dilewati satu ban pelampung, sehingga biasanya wisatawan akan bergantian satu per satu untuk melewati bagian ini. Panjang gua Pindul adalah 350 meter dengan lebar 5 meter dan jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter. Penelusuran gua Pindul memakan waktu kurang lebih selama satu jam yang berakhir pada sebuah dam. Aliran sungai yang berada di dalam Gua Pindul berasal dari mata air Gedong Tujuh. Obyek wisata Gua Pindul diresmikan pada 10 Oktober 2010.
Pindul cave is located in the Bejiharjo Village, District Karangmojo, Gunung Kidul Regency. Pindul known because of the way down the cave is done by riding the tires float on top of an underground stream in the cave, this activity known as cave tubing. Underground river starts from the mouth of the cave until the end of the cave, in the cave there is a narrow passage that can only be passed by a tire float, so that tourists usually take turns one by one to skip this section. The length of the cave is 350 meters Pindul with a width of 5 meters and the distance the water level with the roof of the cave 4 meters. Caving Pindul takes approximately one hour that ends at a dam. River flow inside Pindul comes from springs gedong Seven. Sightseeing Pindul inaugurated on October 10, 2010.

Pantai Indrayanti (Indrayanti Beach)
Pantai Pulang Syawal adalah nama yang lazim dikenal warga setempat. Nama Indrayanti bisa dibilang kebetulan saja. Karena banyaknya pengunjung dan tidak ada papan nama yang jelas selain nama Cafe, maka disebutlah Indrayanti sebagai nama pantai tersebut. Pantai Indrayanti tepatnya berada di desa Tepus, Wonosari, Gunungkidul, DIY.Jika anda ingin menghabiskan malam di Indrayanti tak perlu khawatir karena telah disediakan penginapan dengan berbagai view dan pilihan harga.Konsep penginapannya adalah kembali ke alam (back to nature).Penginapan berukuran besar disetting di bawah bukit. Sedang yang berupa rumah panggung dan gubug berada di bibir pantai.
Pulang Shawwal Beach is the name commonly known by local residents. Name Indrayanti arguably a coincidence. Since the number of visitors and there is no obvious sign other than the name of Cafe, then it is called Indrayanti as the name of the beach. Indrayanti beach precisely located in the village Tepus, Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. If you want to spend the night in Indrayanti not to worry because it has been supplied with a wide range of view and the lodging price options. The Inn concept is back to nature. Large Inn set on the bottom of the hill. Being in the form of stilt houses and huts on the shoreline.

 Kawasan Malioboro sebagai salah satu kawasan wisata belanja andalan kota Jogja, ini didukung oleh adanya pertokoan, rumah makan, pusat perbelanjaan, dan tak ketinggalan para pedagang kaki limanya. Untuk pertokoan, pusat perbelanjaan dan rumah makan yang ada sebenarnya sama seperti pusat bisnis dan belanja di kota-kota besar lainnya, yang disemarakan dengan nama-merk besar dan ada juga nama-nama lokal. Barang yang diperdagangkan dari barang import maupun lokal, dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan barang elektronika, mebel dan lain sebagainya. Juga menyediakan aneka kerajinan, misal batik, wayang, ayaman, tas dan lain sebagainya. Terdapat pula tempat penukaran mata uang asing, bank, hotel bintang lima hingga tipe melati.
Malioboro as one of the flagship shopping area of Yogyakarta, this is supported by the presence of shops, restaurants, shopping centers, and do not miss the street vendors fifths. For shopping, shopping malls and restaurants that there is actually the same as the business and shopping centers in other large cities, are enlivened with a big brand name, and there are also local names. Traded goods from imported and local goods, from daily necessities to electronic goods, furniture and so forth. Also provides a variety of crafts, such as batik, wayang, ayaman, bags and so forth. There is also a currency exchange, banks, five-star hotels to budget types.

Ingin merasakan berjalan di jembatan kayu tua dan di bawahnya ada aliran lahar panas, atau Anda ingin merasakan cinta dan menerima bunga dari Sri Sultan HB X, semuanya dapat ditemukan di tempat wisata satu ini apalagi kalau bukan di De Mata Trick Eye Museum.

Di tempat wisata di jogja ini, pengunjung dapat merasakan sensasi 3D dengan berbagai pose dan latar belakang seperti nyata. Terletak di XT Square Jogja, De Mata Museum memiliki koleksi lebih dari 120 gambar 3D.

Museum 3D ini menyajikan berbagai gambar 3d art mulai dari tema alam, olahraga, angka, binatang, super hero, romance, sirkus, ornamen, termasuk benda-benda dan pertunjukan Kraton Jogja.

Terletak di area basement XT Square Yogyakarta, De Mata Museum menempatkan gambar 3D dengan menggunakan konsep labirin agar pengunjung tidak jenuh berada di salah satu object wisata jogja ini. - See more at: http://www.dematamuseum.com/#sthash.exzSSxBd.dpuf
De Mata Trick Eye Museum  terletak di XT Square yang ada di Jalan Veteran, Yogyakarta. De Mata Trick Eye Museum ini diklaim oleh pemiliknya sebagai museum 3D terbesar di dunia untuk saat ini. Bagaimana tidak? Di sini ada sekitar 120 gambar 3 dimensi yang dipajang untuk memanjakan mata setiap pengunjungnya.De Mata Trick Eye Museum mempunyai koleksi gambar 3 dimensi yang sangat lengkap. Mulai dari gambar alam, binatang, tempat wisata di Jogja, sampai dengan tokoh atau orang terkenal didunia. Bagi yang hobi narsis De Mata Trick Eye museum adalah tempat yang tepat untuk mengekspresikan naluri kenarsisanmu itu. Disini kamu akan diuji kekreatifitasannya untuk menciptakan pose sesuai dengan 120 gambar yang ada di De Mata Trick Eye Museum ini. Kamu bisa bebas bergaya dan mengabadikan fotomu sebagai kenang-kenangan.
 De Mata Trick Eye Museum is located in the XT Square in Veteran Street, Yogyakarta. De Mata Trick Eye Museum is claimed by the owner as a 3D museum world for the moment. How not? Here there are about 120 images of 3-dimensional display to spoil the eye every pengunjungnya.De Eye Trick Eye Museum has a collection of 3-dimensional image that is very complete. From images of nature, animals, tourist attractions in Yogyakarta, up to figures or famous people in the world. For those who like narcissistic De Mata Trick Eye museum is the perfect place to express it kenarsisanmu instinct. Here you will be tested kekreatifitasannya to create the poses according to the 120 images on the De Mata's Trick Eye Museum. You can free-style and immortalize your picture as a memento.

 From Bali With Minimum 25pax Booking is only IDR 500.000/pax (2 Day 1 Night)
(include Breakfast, Lunch, Dinner, Guide, Bus Suttle, Inn, Ticket Entrance)
Ingin merasakan berjalan di jembatan kayu tua dan di bawahnya ada aliran lahar panas, atau Anda ingin merasakan cinta dan menerima bunga dari Sri Sultan HB X, semuanya dapat ditemukan di tempat wisata satu ini apalagi kalau bukan di De Mata Trick Eye Museum.

Di tempat wisata di jogja ini, pengunjung dapat merasakan sensasi 3D dengan berbagai pose dan latar belakang seperti nyata. Terletak di XT Square Jogja, De Mata Museum memiliki koleksi lebih dari 120 gambar 3D.

Museum 3D ini menyajikan berbagai gambar 3d art mulai dari tema alam, olahraga, angka, binatang, super hero, romance, sirkus, ornamen, termasuk benda-benda dan pertunjukan Kraton Jogja.

Terletak di area basement XT Square Yogyakarta, De Mata Museum menempatkan gambar 3D dengan menggunakan konsep labirin agar pengunjung tidak jenuh berada di salah satu object wisata jogja ini. - See more at: http://www.dematamuseum.com/#sthash.exzSSxBd.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar